Pengukuran dan Analisis Kinerja dengan Lean Six Sigma

analisis-kinerja-dengan-lean-six-sigma
Bagikan
Rate this post

Pengukuran dan Analisis Kinerja dengan Lean Six Sigma

Deskripsi Pelatihan

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pengukuran dan analisis kinerja menggunakan metodologi Lean Six Sigma. Peserta akan mempelajari cara mengukur, menganalisis, dan meningkatkan kinerja proses untuk mencapai kualitas dan produktivitas yang lebih baik. Fokus pelatihan Pengukuran dan Analisis Kinerja dengan Lean Six Sigma ini adalah pada penggunaan alat dan teknik Lean Six Sigma untuk analisis data, pemantauan kinerja, dan perbaikan proses.

Tujuan Pelatihan

  1. Memahami Konsep Pengukuran Kinerja dengan Lean Six Sigma: Peserta akan memahami konsep dasar pengukuran kinerja dalam konteks Lean Six Sigma.
  2. Menerapkan Teknik Statistik untuk Analisis Kinerja: Peserta akan mempelajari teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis data kinerja.
  3. Mengidentifikasi Indikator Kinerja Utama (KPI): Peserta akan belajar cara mengidentifikasi dan menetapkan KPI yang relevan untuk mengukur kinerja.
  4. Menggunakan Alat Lean untuk Peningkatan Kualitas: Peserta akan mempelajari alat Lean untuk meningkatkan kualitas proses.
  5. Menggunakan Alat Six Sigma untuk Meningkatkan Produktivitas: Peserta akan mempelajari alat Six Sigma untuk meningkatkan produktivitas proses.
  6. Menerapkan Teknik Pengendalian Proses untuk Memastikan Konsistensi: Peserta akan mempelajari teknik pengendalian proses untuk memastikan kinerja yang konsisten.
  7. Melakukan Analisis Variabilitas dan Penyebab Utama: Peserta akan belajar cara menganalisis variabilitas dalam proses dan mengidentifikasi penyebab utamanya.
  8. Mengembangkan Rencana Aksi untuk Perbaikan Berkelanjutan: Peserta akan mempelajari cara mengembangkan rencana aksi untuk perbaikan berkelanjutan berdasarkan hasil analisis kinerja.

Baca Juga: Implementasi Lean Six Sigma di Tempat Kerja

Workshop Leader

Bambang Haryanto

Ialah instruktur dan konsultan independen serta berbagai Training Center, organisasi bisnis dan lembaga, antara lain pernah untuk BCA Group, Salim Group, Bank Tamara, Gajah Tunggal Group, Dharmala Group, PT Sampoerna, Tiga Raksa Group, Modern Group, Napan Group, Lippo Bank, Bogasari, dan PT Intraco Penta Tbk. Ia memulai karirnya dengan bekerja di berbagai hotel internasional selama empat setengah tahun, bidang sales dan pariwisata selama dua tahun sebelum menjadi dosen di Universitas Terbuka selama enam tahun. Selain menjadi dosen, Ia juga bertanggung-jawab serta memimpin banyak satuan tugas untuk menyelesaikan berbagai tugas manajerial dan pengembangan dalam bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Tahun 1989, Ia memulai bekerja di Divisi HRD dan Training Center BCA sebagai instruktur program-program manajemen dan pengembangan diri. Ia pernah menjadi Koordinator Program Pengembangan Manajemen. Ia juga telah berhasil menyusun, mengembangkan dan menyelenggarakan berbagai pelatihan untuk BCA Training Center.

Tahun 1993, Ia memulai karir sebagai instruktur dan konsultan yang bekerja secara mandiri untuk lebih dari tiga ratus organisasi bisnis dan lembaga. Hingga saat ini Ia telah menyelesaikan dengan baik lebih dari seribu kali berbagai jenis program pelatihan dan konsultasi. Bambang mempunyai ijasah Master of Education dari Simon Fraser University Canada (1989), Diploma III Perhotelan (1978), dan Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (1983). Selain itu Ia juga sering mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang berkaitan dengan manajemen, kepemimpinan, penjualan, pemasaran, UMKM, dan pelayanan prima.

Jadwal 2026

  • 19-20 Januari 2026
  • 12-13 Februari 2026
  • 12-13 Maret 2026
  • 13-14 April 2026
  • 18-19 Mei 2026
  • 11-12 Juni 2026
  • 13-14 Juli 2026
  • 13-14 Agustus 2026
  • 10-11 September 2026
  • 15-16 Oktober 2026
  • 12-13 November 2026
  • 10-11 Desember 2026

Full Day Training, 09.00-17.00 wib

Venue Training

Yogyakarta:

  • NEO Hotel Malioboro Yogyakarta
  • Royal Malioboro by ASTON Yogyakarta
  • Novotel Suites Yogyakarta Malioboro

Jakarta:

  • Swiss-Belinn Simatupang, Jakarta Selatan
  • Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Ibis Styles Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan

(Kepastian venue akan dikonfirmasikan H-4 sebelum event)

Investment Fee

Yogyakarta: IDR 6,950,000/ Peserta

Jakarta: IDR 5,490,000/ Peserta

On-line Class: IDR 3,450,000/ Peserta

  • Harga sudah termasuk Training Material, USB, Sertifikat, Lunch & Coffee Break, Souvenir, Door Prize.
  • Discount 10% bagi peserta yang mendaftar lebih dari 1 participants dan pembayaran dilakukan sebelum event berlangsung.
  • In-House Training: minimal 4 Peserta.
  • On-Line Class: minimal 2 Peserta.

Baca Juga: Lean Six Sigma Black Belt

Outline Training

Day-1

1: Pengenalan Pengukuran Kinerja dengan Lean Six Sigma

  1. Konsep Pengukuran Kinerja: Memahami dasar-dasar pengukuran kinerja dan pentingnya dalam Lean Six Sigma.
  2. Hubungan Antara Kualitas dan Produktivitas: Mengidentifikasi hubungan antara kualitas dan produktivitas dalam konteks Lean Six Sigma.
  3. Pentingnya Pengukuran dalam Proses Perbaikan: Mengapa pengukuran kinerja adalah komponen penting dalam proyek Lean Six Sigma.

2: Teknik Statistik untuk Analisis Kinerja

  1. Deskriptif Statistik untuk Pengukuran Kinerja: Menggunakan statistik deskriptif untuk memahami data kinerja.
  2. Analisis Regresi dan Korelasi: Menerapkan analisis regresi dan korelasi untuk mengidentifikasi hubungan antar variabel.
  3. Uji Hipotesis dan Interval Kepercayaan: Teknik statistik untuk menguji hipotesis dan menentukan interval kepercayaan.

3: Identifikasi dan Penetapan KPI

  1. Konsep KPI dan Tujuan Kinerja: Memahami konsep KPI dan bagaimana menetapkan tujuan kinerja yang jelas.
  2. Menentukan KPI yang Relevan: Teknik untuk menentukan KPI yang relevan untuk berbagai proses.
  3. Pemantauan dan Pelaporan KPI: Cara memantau dan melaporkan KPI untuk mengukur kinerja secara efektif.

4: Alat Lean untuk Peningkatan Kualitas

  1. Pemetaan Aliran Nilai dan Identifikasi Pemborosan: Teknik pemetaan aliran nilai untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan.
  2. 5S dan Standarisasi Proses: Menerapkan 5S dan teknik standarisasi untuk meningkatkan kualitas proses.
  3. Penerapan Kaizen untuk Peningkatan Kualitas: Teknik Kaizen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas proses.
Day-2

5: Alat Six Sigma untuk Peningkatan Produktivitas

  1. Penggunaan Diagram Kontrol untuk Pemantauan Proses: Menerapkan diagram kontrol untuk memantau produktivitas proses.
  2. Analisis Pareto dan FMEA: Menggunakan analisis Pareto dan FMEA untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah produktivitas.
  3. Desain Eksperimen untuk Optimalisasi Proses: Menerapkan desain eksperimen untuk menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas.

6: Teknik Pengendalian Proses untuk Konsistensi

  1. Pengendalian Proses Statistik (SPC): Teknik untuk menggunakan SPC dalam pengendalian proses.
  2. Pengembangan dan Implementasi Sistem Pengendalian: Cara mengembangkan dan menerapkan sistem pengendalian proses yang efektif.
  3. Pemantauan dan Penyesuaian Proses: Teknik untuk memantau dan menyesuaikan proses untuk memastikan konsistensi.

7: Analisis Variabilitas dan Penyebab Utama

  1. Analisis Variabilitas Proses: Teknik untuk menganalisis variabilitas dalam proses dan pengaruhnya terhadap kinerja.
  2. Identifikasi Penyebab Utama: Metode untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab utama masalah dalam proses.
  3. Penggunaan Diagram Sebab-Akibat: Menggunakan diagram sebab-akibat untuk visualisasi dan analisis penyebab masalah.

8: Rencana Aksi untuk Perbaikan Berkelanjutan

  1. Mengembangkan Rencana Aksi Berdasarkan Analisis Kinerja: Cara mengembangkan rencana aksi berdasarkan hasil analisis kinerja.
  2. Implementasi dan Pemantauan Rencana Aksi: Teknik untuk mengimplementasikan dan memantau rencana aksi untuk perbaikan berkelanjutan.
  3. Evaluasi dan Penyesuaian Rencana Aksi: Mengukur keberhasilan rencana aksi dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

You may also like...