Strategi Terkini Kredit Konsumer Perbankan

kredit-konsumer-perbankan
Credit: Unsplash.com
Bagikan
Rate this post
Pendahuluan

Kebutuhan masyarakat akan barang dan jasa konsumtif, seperti kepemilikan rumah (KPR), kendaraan, dan kebutuhan pribadi lainnya, tetap tinggi. Ini menjadi pendorong utama permintaan kredit konsumer, misalnya KPR, masih mendominasi pertumbuhan kredit konsumsi.

Di lain pihak, OJK terus berupaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui berbagai program strategis. Hal ini  diharapkan membuat masyarakat lebih cakap dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan produk jasa keuangan/ Perbankan secara
bijak, termasuk kredit.

Dewasa ini, masyarakat semakin akrab dengan teknologi digital dalam mengakses layanan keuangan. Fenomena “Buy Now Pay Later” (BNPL) juga menunjukkan pergeseran perilaku masyarakat dalam mengakses pinjaman konsumtif. Oleh karena itu, Bank perlu mengintegrasikan teknologi digital dalam proses kredit konsumer mereka. Selain itu, masyarakat juga semakin menginginkan proses yang cepat, mudah, dan transparan dalam pengajuan kredit.

Dari sisi persaingan dan inovasi, Industri perbankan sangat kompetitif, sehingga setiap Bank berusaha menawarkan suku bunga yang bersaing, produk yang inovatif, dan pelayanan prima untuk menarik nasabah. Bank terus berinovasi dalam menawarkan berbagai produk kredit konsumer yang sesuai dengan kebutuhan segmen pasar yang berbeda, seperti KPR, Kredit Multiguna, Kredit Tanpa Agunan (KTA), hingga fasilitas paylater.

Dalam pengelolaannya, Bank semakin mengandalkan data dan analitik untuk memahami perilaku konsumen, menilai risiko kredit, dan menawarkan produk yang lebih personalisasi.

Berdasarkan latar belakang di atas, strategi terkini kredit konsumer Perbankan umumnya berfokus pada:
  1. Digitalisasi dan Inovasi Produk: Pemanfaatan Platform digital untuk pengajuan, persetujuan, dan pengelolaan kredit yang lebih cepat dan mudah. Pengembangan produk yang terintegrasi dengan gaya hidup digital konsumen (misalnya, melalui aplikasi Mobile Banking).
  2. Segmentasi Pasar yang Lebih Detail: Menargetkan segmen konsumen dengan profil risiko dan kebutuhan yang spesifik, misalnya melalui penawaran KPR bagi milenial, kredit multiguna dengan jaminan tertentu, atau fasilitas mikro untuk segmen UMKM.
  3. Penguatan Analisis Risiko dan Mitigasi: Peningkatan akurasi dalam penilaian kelayakan kredit menggunakan data alternatif dan teknologi AI/ ML untuk meminimalkan risiko gagal bayar.
  4. Peningkatan Layanan Nasabah: Memberikan pengalaman nasabah yang superior melalui pelayanan yang responsif, transparan, dan mudah diakses.
  5. Kolaborasi Strategis: Bekerja sama dengan ekosistem digital lain (e-Commerce, Fintech, dll) untuk memperluas jangkauan dan penawaran kredit.
  6. Edukasi dan Literasi Keuangan: Secara proaktif memberikan edukasi kepada nasabah tentang produk kredit, hak dan kewajiban, serta risiko yang terkait.

Dengan memahami latar belakang ini, Bank dapat menyusun strategi yang adaptif dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan kredit konsumer Perbankan yang sehat di tengah dinamika pasar dan regulasi.

Baca Juga: Dasar-Dasar Manajemen Risiko Bank

Workshop Leader
Deddy Hermania Iskandar, Ir.
  • Certified Public Speaker & Presentation Skill
  • Certified Training Design & Delivery
  • Certified Professional Trainer and Facilitator
  • Certified of Risk Management Level 1, 2, and 3
  • Certified Professional Coach
  • Certified of Bankers Training Program – SME Lending in New York USA
  • Experienced in Outdoor and Indoor Team Building Program
  • Book author – “Dari Pemalu Menjadi Trainer

Mantan seorang Banker professional yang penuh integritas, pengabdian, dan sarat akan pengalaman lapangan, dengan masa kerja lebih dari 27 tahun. Selama menjalani profesi sebagai banker, ia lebih banyak bertugas di garis depan, yaitu di jaringan kantor cabang, kantor area, dan kantor wilayah. Service excellence, Sales & Marketing, Leadership, serta perencanaan strategi bisnis dan mengeksekusi program-program kerja bersama tim yang dipimpinnya menjadi keahliannya.

Profile Pekerjaan:
  1. Pensiun dari PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk tmt 1 Agustus 2013
  2. Pangkat terakhir Vice President
  3. Jabatan Terakhir : Wakil Kepala Wilayah Kanwil X Bank Mandiri Makassar
  4. Trainer dan Professional Coach di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri University) – 2013 s/d sekarang
  5. Associate trainer di PT. Puri Asri Bhakti Karya (PT. PaBk), Harta Insan Karimah (HIK) Group, Asbanda Academy, PT. Praveena Pastika Bina Mandiri (PPBM), PT. DNA, Banking Competency Center – Ikatan Bankir Indonersia, Indonesia Banking School, PT. Econand, Gramedia Academy, PT. Transforma Dimensi Semesta, Nayottama Dinamika Indonesia.
Penulis Buku:
  1. Dari Pemalu Menjadi Trainer (2018) PT. Elexmedia Computindo (Gramedia Group)
  2. Pemimpin Bermakna (2019) PT. Elexmedia Computindo (Gramedia Group)
  3. Post Power Syndrome vs Retired Husband Syndrome (2023) PT. Elexmedia Computindo (Gramedia Group)
Pengalaman Mengajar:
  1. Mengajar di kelas2 Bank Mandiri untuk calon frontliner, ODP (Officer Development Program), SDP (Staff Development Program), calon pemimpin pegawai mikro (PPMM), kepala cabang, kepala departemen/ kepala divisi sampai sekarang.
  2. Mengajar di JTrust Bank Jakarta, Maybank, Bank Artha Graha Internasional, Bank Kalsel, Bank Kalbar, BPD DIY, Bank NTB, Bank NTT, Bank Sulut, Bank Bengkulu, Bank Jateng, Bank Jatim, Bank Sumut, Bank Sumsel Babel, Bank Jambi, Bank Sulteng, BPR KS Bandung, BPR Kedung Arto Semarang dan BPR Syariah HIK, kelas beauty advisor Poppy Dharsono, Frontliners Mal Artha Gading, RSUD Kab. Barabai, Kalsel, Koperasi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Koperasi Inti Dana Semarang.

Merupakan alumnus Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran jurusan Agronomi. Lulus tahun 1982.

Jadwal 2025
  • 20-21 January 2025
  • 17-18 February 2025
  • 17-18 March 2025
  • 21-22 April 2025
  • 22-23 May 2025
  • 19-20 June 2025
  • 24-25 July 2025
  • 21-22 August 2025
  • 22-23 September 2025
  • 23-24 October 2025
  • 20-21 November 2025
  • 18-19 December 2025

Full Day Training, 09.00-17.00 wib

Baca Juga: Teknik Penagihan Kredit Bermasalah

Venue Training

Yogyakarta:

  • NEO Hotel Malioboro Yogyakarta
  • Royal Malioboro by ASTON Yogyakarta
  • Novotel Suites Yogyakarta Malioboro

Jakarta:

  • Swiss-Belinn Simatupang, Jakarta Selatan
  • Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Ibis Styles Simatupang, Jakarta Selatan

(Kepastian venue akan dikonfirmasikan H-4 sebelum event)

Jenis Pelatihan
  1. Offline Training
  2. Online Training
  3. In-House Training
Investment Fee

Yogyakarta: IDR 6,950,000/ Peserta

Jakarta: IDR 5,450,000/ Peserta

On-line Class (Zoom Workplace): IDR 3,450,000/ Peserta

  • Harga sudah termasuk Training Material, USB, Sertifikat, Lunch & Coffee Break, Souvenir, Door Prize.
  • Discount 10% bagi peserta yang mendaftar lebih dari 1 participants dan pembayaran dilakukan sebelum event berlangsung.
  • In-House Training: minimal 4 Peserta.
  • On-Line Class: minimal 2 Peserta.
Tujuan Training
  1. Memahami lanskap pasar terkini
    • Mengerti faktor-faktor ekonomi, regulasi, dan perilaku konsumen yang memengaruhi kredit konsumer.
  2. Menguasai strategi akuisisi baru
    • Mampu merancang dan mengimplementasikan metode efektif untuk menjaring nasabah kredit konsumer yang berkualitas.
  3. Meningkatkan efisiensi operasional
    • Mengoptimalkan proses kredit dari pengajuan hingga persetujuan dengan bantuan teknologi dan data.
  4. Mengelola risiko secara lebih baik
    • Mengidentifikasi, menilai, dan memitigasi risiko kredit konsumer dengan teknik dan tools terbaru.
  5. Mengembangkan produk inovatif
    • Menciptakan atau mengadaptasi produk kredit yang relevan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen modern.
Outline Training

Day one

  1. Pendahuluan
  2. Evolusi Pembiayaan Consumer di Indonesia
  3. Profil dan Perilaku Nasabah Modern
  4. Pendekatan omni-channel untuk Akuisisi
  5. Analisis Data untuk Targeting
  6. Inovasi Produk dan Layanan Kredit Konsumer Perbankan
  7. Strategi Mitigasi Risiko Kredit Konsumer Perbankan

Day two

  1. Tren Marketing Pembiayaan Konsumer Terkini
  2. Inovasi Produk dan Layanan dalam Strategi Marketing
  3. Program Marketing yang Berhasil
  4. Marketing Berbasis Partnership dan Kolaborasi
  5. Digital Marketing Pembiayaan Konsumer
  6. Optimalisasi Digital Advertising dan Analisi Data
  7. Pemanfaatan AI dan Chatbot dalam Marketing
  8. Simulasi dan Perancangan Marketing

Baca Juga: Pengelolaan Kredit yang Sehat

Delivery Method

Training Kredit Konsumer Perbankan ini dilaksanakan dengan menganut Adult Learning Priciples, di mana penyampaian teori berimbang dengan diskusi aktif menggunakan komunikasi interaktif dua arah. Selain itu dari awal hingga selesai, seluruh peserta akan terus dilibatkan berpartisipasi aktif dalam berbagai aktivitas di kelas. Kegiatan training akan dilengkapi pula dengan penayangan klip-klip video yang relevan dan inspiratif, juga game-game yang menarik.

Target Peserta
  1. Midle manager di Divisi Kredit Konsumer Perbankan
  2. Manager produk kredit
  3. Manager pemasaran/ penjualan kredit
  4. Meneger risiko kredit
  5. Manajer operasional kredit
  6. Analis kredit konsumer
  7. Staf pengelolaan portofolio kredit konsumer
  8. Tim digital banking dan inovasi

You may also like...