Lean Six Sigma Green Belt

lean-six-sigma-green-belt
Bagikan
Rate this post
Lean Six Sigma Green Belt: Menguasai Teknik untuk Proses yang lebih Efisien
Deskripsi Pelatihan

Setelah menguasai dasar Lean Six Sigma, tantangan berikutnya biasanya bukan soal teori, tapi eksekusi: bagaimana benar-benar memimpin proyek perbaikan, bukan sekadar menjalankan template DMAIC dari buku teks. Pelatihan Lean Six Sigma Green Belt ini dirancang untuk peserta yang siap naik level — dari yang tadinya hanya memahami konsep, menjadi mampu memimpin proyek perbaikan proses secara mandiri, menggunakan alat statistik yang lebih mendalam, dan mengelola tim lintas fungsi dalam pelaksanaannya.

Tujuan Pelatihan
  1. Memahami Prinsip Lean Six Sigma Green Belt: Peserta akan memahami peran dan tanggung jawab Green Belt dalam metodologi Lean Six Sigma.
  2. Menguasai Alat dan Teknik Lean: Peserta akan mempelajari dan menerapkan alat dan teknik Lean untuk meningkatkan efisiensi proses.
  3. Menguasai Alat dan Teknik Six Sigma: Peserta akan mempelajari teknik Six Sigma untuk mengurangi variabilitas dan meningkatkan kualitas.
  4. Menerapkan Siklus DMAIC dalam Proyek: Peserta akan dapat menerapkan siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dalam proyek perbaikan.
  5. Mengelola Proyek Perbaikan Proses: Peserta akan memahami cara mengelola proyek perbaikan proses dengan efektif, termasuk manajemen tim dan pemantauan proyek.
  6. Menggunakan Alat Statistik Lanjutan: Peserta akan mempelajari dan menerapkan alat statistik lanjutan untuk analisis data.
  7. Mengidentifikasi dan Mengatasi Hambatan Proses: Peserta akan belajar cara mengidentifikasi dan mengatasi hambatan dalam proses untuk perbaikan berkelanjutan.
  8. Mengevaluasi dan Mengontrol Kinerja Proses: Peserta akan mempelajari cara mengevaluasi dan mengontrol kinerja proses untuk memastikan perbaikan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Lean Six Sigma Dasar: Pengenalan dan Prinsip Utama

Workshop Leader
Bambang Haryanto

Bambang Haryanto menempuh pendidikan Master of Education di Simon Fraser University, Kanada (1989), didahului Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (1983) dan Diploma III Perhotelan (1978). Kombinasi latar belakang inilah yang mewarnai jalur karirnya: memulai di industri perhotelan internasional, sempat menekuni bidang sales dan pariwisata, sebelum mengajar sebagai dosen di Universitas Terbuka selama enam tahun sekaligus memimpin berbagai satuan tugas manajerial di bidang penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Tahun 1989 ia bergabung dengan Divisi HRD dan Training Center BCA sebagai instruktur program manajemen dan pengembangan diri, termasuk menjabat Koordinator Program Pengembangan Manajemen. Sejak 1993, Bambang memilih jalur independen sebagai instruktur dan konsultan, dan hingga kini telah menyelesaikan lebih dari seribu program pelatihan dan konsultasi untuk lebih dari 300 organisasi bisnis dan lembaga — termasuk BCA Group, Salim Group, Bank Tamara, Gajah Tunggal Group, Dharmala Group, PT Sampoerna, Tiga Raksa Group, Modern Group, Napan Group, Lippo Bank, Bogasari, dan PT Intraco Penta Tbk.

Ia juga aktif mengikuti berbagai seminar dan pelatihan lanjutan di bidang manajemen, kepemimpinan, penjualan, pemasaran, UMKM, dan pelayanan prima untuk terus memperbarui keahliannya.

Jadwal 2026
  • 8-9 Januari 2026
  • 2-3 Februari 2026
  • 2-3 Maret 2026
  • 1-2 April 2026
  • 4-5 Mei 2026
  • 2-3 Juni 2026
  • 2-3 Juli 2026
  • 3-4 Agustus 2026
  • 1-2 September 2026
  • 5-6 Oktober 2026
  • 2-3 November 2026
  • 1-2 Desember 2026

Full Day Training, 09.00-17.00 wib

Venue Training

Yogyakarta:

  • NEO Hotel Malioboro Yogyakarta
  • Royal Malioboro by ASTON Yogyakarta
  • Novotel Suites Yogyakarta Malioboro

Jakarta:

  • Swiss-Belinn Simatupang, Jakarta Selatan
  • Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Ibis Sytles Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan

(Kepastian venue akan dikonfirmasikan H-4 sebelum event)

Investment Fee

Yogyakarta: IDR 6,950,000/ Peserta

Jakarta: IDR 5,490,000/ Peserta

On-line Class: IDR 3,450,000/ Peserta

  • Harga sudah termasuk Training Material, USB, Sertifikat, Lunch & Coffee Break, Souvenir, Door Prize.
  • Discount 10% bagi peserta yang mendaftar lebih dari 1 participants dan pembayaran dilakukan sebelum event berlangsung.
  • In-House Training: minimal 4 Peserta.
  • On-Line Class: minimal 2 Peserta.

Baca Juga: Effective Human Resource Analytic

Outline Training
Day-1

1: Pengenalan Lean Six Sigma Green Belt

  1. Peran dan Tanggung Jawab Green Belt: Memahami peran Green Belt dalam proyek Lean Six Sigma dan organisasi.
  2. Pentingnya Lean Six Sigma dalam Perbaikan Proses: Mengidentifikasi manfaat dan dampak Lean Six Sigma pada efisiensi dan kualitas.
  3. Integrasi Lean dan Six Sigma: Mempelajari cara Lean dan Six Sigma saling melengkapi dalam meningkatkan proses.

2: Alat dan Teknik Lean

  1. 5S dan Pemetaan Aliran Nilai: Menggunakan teknik 5S dan Value Stream Mapping untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan.
  2. Kaizen dan Just-In-Time (JIT): Teknik Kaizen untuk perbaikan berkelanjutan dan penerapan prinsip JIT.
  3. Kanban dan SMED (Single-Minute Exchange of Die): Menerapkan sistem Kanban dan teknik SMED untuk mengurangi waktu setup dan meningkatkan efisiensi.

3: Alat dan Teknik Six Sigma

  1. Analisis Regresi dan ANOVA: Teknik statistik untuk analisis variabilitas dan hubungan antar variabel.
  2. Diagram Kontrol dan Pareto Analysis: Menggunakan diagram kontrol untuk pemantauan kualitas dan analisis Pareto untuk prioritas masalah.
  3. FMEA (Failure Modes and Effects Analysis): Teknik untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan dalam proses.

4: Penerapan Siklus DMAIC

  1. Define (Definisi): Menetapkan tujuan, ruang lingkup, dan tim proyek; mendefinisikan masalah dan kebutuhan pelanggan.
  2. Measure (Pengukuran): Teknik untuk mengumpulkan dan menganalisis data untuk memahami kinerja proses.
  3. Analyze (Analisis): Menganalisis data untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dan peluang perbaikan.
Day-2

5: Improve (Peningkatan) dan Control (Pengendalian)

  1. Improve (Peningkatan): Mengembangkan dan menerapkan solusi untuk mengatasi akar penyebab masalah.
  2. Control (Pengendalian): Mengatur sistem pengendalian untuk memastikan perbaikan dipertahankan dan hasil terjaga.
  3. Dokumentasi dan Standarisasi Proses: Menerapkan dokumentasi dan prosedur standar untuk mempertahankan hasil perbaikan.

6: Pengelolaan Proyek Perbaikan

  1. Perencanaan Proyek dan Manajemen Waktu: Teknik perencanaan proyek dan manajemen waktu untuk proyek perbaikan proses.
  2. Manajemen Tim dan Komunikasi: Mengelola tim proyek, komunikasi efektif, dan manajemen stakeholder.
  3. Pemantauan dan Pelaporan Proyek: Teknik untuk memantau kemajuan proyek dan melaporkan hasil kepada manajemen.

7: Penggunaan Alat Statistik Lanjutan

  1. Metode Statistik Lanjutan untuk Analisis Data: Teknik statistik lanjutan seperti uji hipotesis dan model statistik.
  2. Penggunaan Software Statistik: Menggunakan perangkat lunak statistik untuk analisis data (misalnya, Minitab).
  3. Interpretasi dan Pelaporan Hasil Statistik: Cara menginterpretasi hasil analisis statistik dan menyusun laporan.

8: Evaluasi dan Kontrol Kinerja Proses

  1. Metrik Kinerja dan Pengukuran: Metrik untuk mengevaluasi kinerja proses dan hasil perbaikan.
  2. Umpan Balik dan Tindakan Perbaikan: Mengumpulkan umpan balik dan tindakan perbaikan untuk memastikan keberhasilan berkelanjutan.
  3. Strategi Peningkatan Berkelanjutan: Mengembangkan strategi untuk perbaikan berkelanjutan dan integrasi dalam budaya organisasi.

You may also like...