Leading with AI: A Manager’s Playbook

Leading with AI: A Manager’s Playbook adalah training dua hari yang membantu manajer memakai AI dalam keputusan sehari-hari secara bertanggung jawab. Rangga Kharisma Putra, M.T.I memandu pelatihan ini. Ia seorang praktisi AI dan Technology Leadership Trainer.
Manajer hari ini menghadapi tekanan untuk mengadopsi AI. Namun, banyak yang belum punya kerangka kerja praktis untuk melakukannya. Akibatnya, muncul dua risiko sekaligus. Pertama, tim tertinggal karena AI tidak dipakai. Kedua, keputusan penting didelegasikan ke AI tanpa pengawasan yang jelas.
Selama dua hari, Anda menyusun Manager’s AI Decision Playbook milik Anda sendiri. Hari pertama menghasilkan playbook untuk fase Delegate-Review. Hari kedua melengkapinya dengan guardrail tim dan presentasi rencana adopsi kepada tim atau atasan.
Apa Itu Leading with AI? Jawaban Singkat
Leading with AI berarti memimpin tim dengan bantuan AI, sambil tetap memegang keputusan penting. Dalam training ini, Anda belajar memilah mana keputusan manajerial yang aman didelegasikan ke AI dan mana yang tidak. Selain itu, Anda belajar menetapkan kapan AI boleh bekerja otonom dan kapan hasilnya wajib direview.
Karena itu, programnya bukan sekadar pengenalan tools. Fokusnya ada pada kerangka keputusan dan kebiasaan kerja. Setiap sesi berujung pada bagian dari playbook yang bisa Anda terapkan di tim.
Mengapa Manajer Perlu Kerangka Leading with AI
Pekerjaan manajer penuh keputusan kecil yang berulang. Misalnya, membagi tugas, menyusun prioritas, memberi feedback, memimpin rapat, dan menindaklanjuti action item. Memang, setiap tugas terlihat sederhana. Namun, semuanya menyita waktu yang seharusnya dipakai untuk memimpin.
AI bisa membantu di banyak titik itu. Meski begitu, AI tanpa aturan main berisiko. Tim bisa memakai AI dengan cara berbeda-beda. Selain itu, tidak ada kesepakatan tentang hasil mana yang perlu dicek manusia.
Oleh karena itu, Leading with AI dimulai dari literasi dasar. Anda memahami istilah AI, jenis keputusan yang aman didelegasikan, dan titik di mana manusia harus tetap memeriksa. Dengan fondasi itu, adopsi AI di tim menjadi lebih terarah dan lebih bisa dipertanggungjawabkan.
Manfaat Leading with AI bagi Manajer dan Tim
Setiap sesi dirancang untuk pekerjaan manajer yang nyata. Berikut manfaat yang bisa Anda harapkan dari materinya.
- Delegasi lebih terarah: Anda tahu keputusan mana yang boleh dibantu AI dan mana yang harus tetap di tangan manajer.
- Prioritas tim lebih jelas: to-do dan OKR tim disusun dengan prompt yang terstruktur dan human-in-the-loop checkpoint.
- Feedback lebih cepat: review kerja tim berbasis data, bukan asumsi.
- Rapat lebih akuntabel: notulen otomatis, ekstraksi action item, dan follow-up tracking.
- Coaching tetap personal: talking points 1-on-1 disiapkan dari data performa, tetapi percakapannya tetap dipimpin manajer.
Tentu saja, hasil di setiap tim akan berbeda. Hal itu bergantung pada data, budaya kerja, dan disiplin penerapan. Meski begitu, AI membantu menyiapkan bahan kerja, sedangkan keputusan akhir tetap berada pada manajer.
Yang Anda Bawa Pulang dari Training Leading with AI
Training ini berorientasi pada hasil kerja. Karena itu, setiap hari ditutup dengan dokumen yang bisa langsung Anda pakai. Berikut dua output utamanya.
- Output hari 1: Manager’s AI Decision Playbook untuk fase Delegate-Review.
- Output hari 2: Manager’s AI Decision Playbook lengkap beserta guardrail tim.
Materi Training Leading with AI (2 Hari, 8 Sesi)
Materi terdiri atas delapan sesi dalam dua hari. Hari pertama membangun literasi AI, prompt, review kerja tim, dan rapat. Hari kedua bergerak ke coaching, studi kasus keputusan, guardrail, dan presentasi playbook.
Hari 1: Literasi AI, Delegasi, dan Review Kerja Tim
Sesi 1 – Algoritma vs Model: Literasi AI. Pertama, Anda mempelajari istilah dasar AI. Selanjutnya, Anda memetakan jenis keputusan manajerial yang aman didelegasikan ke AI dan yang tidak.
Sesi 2 – Prompt Efektif: Delegasi dan Prioritas. Anda mempelajari anatomi prompt untuk menyusun to-do dan OKR tim. Selain itu, Anda menambahkan human-in-the-loop checkpoint agar hasil AI tetap diperiksa.
Sesi 3 – Review Kerja Tim dengan AI. Pada sesi ini, Anda berlatih memberi feedback konstruktif dengan lebih cepat. Dasarnya adalah data, bukan asumsi.
Sesi 4 – Rapat Efektif dan Action Item Tracking. Anda membuat notulen otomatis dan mengekstrak action item dari rapat. Kemudian, Anda menyusun follow-up tracking yang akuntabel. Sesi ini menutup hari pertama dengan Manager’s AI Decision Playbook fase Delegate-Review.
Hari 2: Coaching, Studi Kasus, Guardrail, dan Playbook
Sesi 5 – Coaching Tim dengan AI sebagai Co-Pilot. Anda menyiapkan talking points 1-on-1 berbasis data performa. Meski dibantu AI, coaching tetap personal dan dipimpin oleh manajer.
Sesi 6 – Studi Kasus Keputusan yang Dipercepat AI. Peserta mendiskusikan keputusan yang bisa dan tidak bisa didelegasikan ke AI. Setiap keputusan dilengkapi human-in-the-loop checkpoint.
Sesi 7 – Guardrail dan Panduan Tim. Pada sesi ini, Anda menetapkan ekspektasi dan guardrail. Intinya, kapan AI boleh bekerja otonom dan kapan hasilnya wajib direview.
Sesi 8 – Decision Playbook dan Presentasi. Sebagai puncaknya, Anda melengkapi Decision Playbook. Terakhir, Anda mempresentasikan rencana adopsi AI kepada tim atau atasan.
Siapa yang Cocok Mengikuti Training Ini
Training ini ditujukan bagi manajer yang ingin memakai AI untuk memimpin tim secara bertanggung jawab. Secara khusus, program ini relevan untuk:
- Manajer dan senior manager di berbagai fungsi
- Team leader dan supervisor yang memimpin tim kecil
- Calon manajer yang sedang disiapkan perusahaan
- Profesional HR yang mendampingi manajer mengadopsi AI
Materi berfokus pada praktik kepemimpinan, bukan pemrograman. Selain itu, trainer terbiasa menjembatani konsep teknis untuk audiens non-teknis dan manajerial. Karena itu, peserta dari latar belakang non-IT dapat mengikuti dengan nyaman.
Jadwal Training Leading with AI 2027
Seventh membuka batch setiap bulan sepanjang 2027. Setiap batch berlangsung dua hari penuh pada pukul 09.00 sampai 17.00 WIB. Silakan pilih tanggal yang paling sesuai dengan kalender Anda.
| Batch | Tanggal |
|---|---|
| Batch 1 | 21–22 Januari 2027 |
| Batch 2 | 15–16 Februari 2027 |
| Batch 3 | 24–25 Maret 2027 |
| Batch 4 | 15–16 April 2027 |
| Batch 5 | 24–25 Mei 2027 |
| Batch 6 | 17–18 Juni 2027 |
| Batch 7 | 15–16 Juli 2027 |
| Batch 8 | 19–20 Agustus 2027 |
| Batch 9 | 16–17 September 2027 |
| Batch 10 | 18–19 Oktober 2027 |
| Batch 11 | 15–16 November 2027 |
| Batch 12 | 16–17 Desember 2027 |
Sebelum mendaftar, konfirmasikan jadwal pilihan Anda lewat WhatsApp. Selain itu, sampaikan jumlah peserta dari perusahaan Anda agar kami dapat membantu pengaturan pendaftaran.
Biaya dan Lokasi Training
Berikut biaya training per peserta untuk setiap lokasi.
| Lokasi | Biaya per peserta |
|---|---|
| Jakarta Selatan | Rp5.450.000 |
| Yogyakarta | Rp5.950.000 |
| Bandung | Rp5.950.000 |
| Online Training | Rp3.450.000 |
Sebagai informasi, biaya training tatap muka sudah termasuk materi pelatihan, sertifikat, lunch, coffee break, souvenir, dan door prize. Pembayaran dapat dilakukan sebelum training diselenggarakan. Detail hotel atau venue dikonfirmasi saat pendaftaran.
Anda juga dapat membandingkan program lain di katalog training Seventh. Perusahaan yang membutuhkan materi khusus dapat memilih layanan in-house training.
Workshop Leader: Rangga Kharisma Putra, M.T.I
Rangga Kharisma Putra, M.T.I adalah AI Practitioner dan Technology Leadership Trainer. Selama lebih dari 15 tahun, ia membangun dan memimpin organisasi engineering di Tiket.com, JD.ID, dan McEasy. Pengalaman itu membuatnya memahami tantangan manajer dalam memimpin tim.
Tiga tahun terakhir, Rangga menjadi Co-founder Safelog.ai. Di sana ia merancang dan menerapkan Generative AI, LLM, dan AI agents ke produk enterprise. Karena itu, penjelasannya berangkat dari praktik, bukan sekadar teori.
Di bidang pelatihan, ia menjadi mentor aktif Dealls sejak 2024. Selain itu, ia menyampaikan corporate training AI Implementation for Enterprise untuk Divisi EBIS Telkom Indonesia pada Oktober 2025. Sebelumnya, ia mengisi internal sharing session tentang Tech Led Development in a Startup di Tiket.com pada 2019 sampai 2022. Ia juga lulusan Master of Information Technology Universitas Indonesia.
Tools AI yang Dipakai di Training
Peserta memakai Claude, Microsoft Copilot, atau Gemini for Workspace untuk delegasi, review, dan coaching. Untuk notulen rapat, peserta dapat memakai Otter.ai secara opsional.
Namun, tools hanyalah alat bantu. Kerangka keputusan dan guardrail tetap menjadi inti materi Leading with AI. Oleh karena itu, cara kerja Anda tidak bergantung pada satu aplikasi saja.
Mengapa Memilih Training Leading with AI Ini
Banyak pelatihan AI berhenti pada pengenalan tools. Sebaliknya, program ini mengikuti alur kerja manajer dari delegasi sampai presentasi rencana adopsi. Berikut alasan utamanya.
- Berbasis praktik: setiap hari ditutup dengan output berupa playbook.
- Menekankan tanggung jawab: ada human-in-the-loop checkpoint dan guardrail di setiap tahap.
- Dipandu praktisi AI: trainer merancang dan menerapkan Generative AI ke produk enterprise.
- Pilihan lokasi fleksibel: tersedia di Jakarta Selatan, Yogyakarta, Bandung, dan online.
- Jadwal setiap bulan: 12 batch tersedia sepanjang 2027.
- Penyelenggara berpengalaman: Seventh Grace Consulting menyelenggarakan pelatihan sejak 2009 dari Yogyakarta.
Dengan demikian, Anda mendapat metode yang terstruktur, bukan sekadar kumpulan trik prompt. Anda juga bisa memadukannya dengan program kepemimpinan lain, seperti Creative Problem Solving & Decision Making Skills dan People Development Mastery.
FAQ Training Leading with AI
Apa itu training Leading with AI: A Manager’s Playbook?
Training ini adalah pelatihan dua hari bagi manajer untuk memakai AI dalam keputusan sehari-hari secara bertanggung jawab. Hasil akhirnya berupa Manager’s AI Decision Playbook lengkap dengan guardrail tim.
Siapa yang cocok mengikuti training ini?
Training ini cocok untuk manajer, team leader, supervisor, calon manajer, dan profesional HR yang mendampingi manajer mengadopsi AI.
Apakah perlu bisa coding?
Tidak. Materi berfokus pada praktik kepemimpinan dan penggunaan tools AI seperti Claude, Microsoft Copilot, atau Gemini for Workspace. Trainer juga terbiasa menjelaskan konsep teknis untuk audiens manajerial.
Berapa lama durasi training?
Training berlangsung dua hari penuh dengan delapan sesi. Waktunya pukul 09.00 sampai 17.00 WIB setiap hari.
Keputusan apa yang aman didelegasikan ke AI?
Sesi 1 dan Sesi 6 membahas topik ini. Anda memetakan keputusan manajerial yang aman dan tidak aman didelegasikan ke AI, lalu menetapkan human-in-the-loop checkpoint untuk setiap keputusan.
Tools apa saja yang digunakan?
Peserta memakai Claude, Microsoft Copilot, atau Gemini for Workspace. Otter.ai bersifat opsional untuk notulen rapat.
Apa yang saya bawa pulang setelah training?
Hari pertama menghasilkan Manager’s AI Decision Playbook fase Delegate-Review. Hari kedua menghasilkan playbook lengkap beserta guardrail tim.
Berapa biaya training Leading with AI?
Biaya Rp5.450.000 untuk Jakarta Selatan, Rp5.950.000 untuk Yogyakarta dan Bandung, serta Rp3.450.000 untuk Online Training. Biaya tatap muka sudah termasuk materi, sertifikat, lunch, coffee break, souvenir, dan door prize.
Apakah training ini bisa untuk in-house?
Bisa. Seventh menyediakan layanan in-house training untuk perusahaan. Hubungi tim kami lewat WhatsApp untuk membahas kebutuhan tim Anda.
Bagaimana cara mendaftar?
Hubungi tim Seventh lewat WhatsApp 0815-6558-677. Sebutkan nama training, tanggal batch, lokasi, dan jumlah peserta.
Daftar Training Leading with AI Sekarang
Manajer yang punya kerangka jelas bisa memakai AI dengan percaya diri dan tetap bertanggung jawab. Leading with AI: A Manager’s Playbook memberi Anda kerangka itu dalam dua hari. Pilih batch 2027 yang sesuai dengan kalender Anda.
Hubungi kami lewat WhatsApp 0815-6558-677 atau ikuti Instagram @learnfromseventh. Kami juga siap membahas kebutuhan in-house training untuk perusahaan Anda.
Jelajahi juga program AI lain dari trainer yang sama: AI untuk tim marketing, AI untuk tim sales, Generative AI untuk tim HR, dan AI untuk tim operasional.








































