Modeling Under Uncertainty with Claude – Sensitivity, Scenario & Monte Carlo Simulation Analysis

Modeling Under Uncertainty with Claude - Sensitivity, Scenario & Monte Carlo Simulation Analysis training Jakarta Selatan
Bagikan
Rate this post
Modeling Under Uncertainty with Claude - Sensitivity, Scenario & Monte Carlo Simulation training

Course Description: Modeling Under Uncertainty with Claude

Setiap financial model pada dasarnya adalah forecast yang dibangun di atas asumsi — dan setiap asumsi membawa risiko. Modeling Under Uncertainty with Claude – Sensitivity, Scenario & Monte Carlo Simulation Analysis adalah training financial modeling Indonesia selama 2 hari yang mengajarkan peserta cara melampaui forecast satu angka (single-point) dan secara sistematis menguji seberapa tidak pasti output sebuah model, dengan Claude AI sebagai partner modeling sepanjang proses.

Peserta memulai dengan deterministic stress-testing menggunakan MIDAS (Multi-Indexed Data-table Analysis System) — teknik proprietary yang mengubah Data Table Excel menjadi recalculation engine yang mampu menangani puluhan variabel dan output sekaligus, jauh melampaui data table satu arah atau dua arah standar — dilengkapi tornado chart dan scenario management terstruktur (best / base / worst case), sebelum melangkah ke stochastic simulation: membangun Monte Carlo model yang memberikan probability distribution pada driver-driver kunci dan menghasilkan rentang penuh kemungkinan hasil (outcome). Sepanjang training, peserta belajar mem-prompt Claude untuk mempercepat konstruksi model, mengotomasi logika iterasi, dan menginterpretasikan hasil secara rigorous.

Program Pelatihan Jakarta Selatan ini menggunakan studi kasus nyata perusahaan publik — Alfamart (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, IDX: AMRT) — sehingga setiap teknik sensitivity analysis, scenario analysis, dan Monte Carlo simulation dipraktikkan pada model yang dibangun dari laporan keuangan yang benar-benar dipublikasikan, bukan contoh hipotetis.

Workshop Leader

Purwadi Nitimidjojo memulai karier financial modeling-nya di awal 2005, setelah sebelumnya bekerja di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN / IBRA) selama masa krisis moneter dari 1998 hingga 2004. Di Divisi Credit Risk Management IBRA, ia mengembangkan berbagai financial model untuk debt restructuring dan corporate restructuring — pengalaman yang membuatnya melihat bahwa sebagian besar debitur besar IBRA harus menyewa konsultan keuangan asing untuk membangun financial model, karena saat itu SDM lokal dan training financial modeling yang memadai belum tersedia di Indonesia.

Dari situ, di awal 2005 Purwadi bersama dua rekannya mendirikan “Edward, Farral & Peterson” dan kemudian “Edward & Peterson” untuk menyediakan public training bulanan serta jasa financial modeling di Jakarta hingga awal 2012, sebelum bergabung dengan Deloitte Financial Advisory sebagai Financial Modelling Director. Selama 10 tahun di Financial Modeling Deloitte Indonesia, ia dan timnya membangun best-practice financial model untuk klien lintas industri, sekaligus rutin memberikan training financial modeling dan Power BI untuk publik, klien, dan staf internal Deloitte di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja.

Kini, setelah kembali menjalankan bisnis financial modeling miliknya sendiri, Purwadi aktif sebagai subkontraktor financial modeling untuk BDO Indonesia Training dan Deloitte, sekaligus konsultan dan trainer financial modeling independen — termasuk mengembangkan pendekatan AI-assisted modeling dengan Claude yang diajarkan dalam program ini.

Jadwal Training 2026

Modeling Under Uncertainty with Claude berlangsung Full Day Training pukul 09.00–17.00 WIB selama 2 hari, dengan jadwal training financial modeling Indonesia sebagai berikut:

  • 12–13 Oktober 2026
  • 9–10 November 2026
  • 7–8 Desember 2026

Venue Training

Pelatihan Jakarta Selatan ini diselenggarakan di salah satu venue hotel berikut (konfirmasi venue final disampaikan sebelum event):

  • Swiss-Belinn Simatupang, Jakarta Selatan
  • Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Ibis Styles Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan
  • Hotel TMG Tebet, Tebet, Jakarta Selatan

Investment Fee

  • Rp 5.950.000 / peserta
  • Early Bird Rp 5.355.000 / peserta (dibayarkan H-7)

Biaya investasi training di atas sudah termasuk fasilitas berikut:

  • Training Material
  • Sertifikat
  • Lunch & Coffee Break
  • Souvenir
  • Door Prize

Program ini juga dapat diselenggarakan sebagai In-House Training dengan kapasitas maksimal 20 peserta per batch.

Course Objectives

Di akhir program, peserta mampu:

  1. Membedakan pendekatan deterministic (sensitivity/scenario) dan stochastic (Monte Carlo) terhadap uncertainty, serta mengetahui kapan masing-masing digunakan
  2. Menerapkan MIDAS untuk membangun sensitivity table yang menangani puluhan variabel dan output sekaligus, jauh melampaui batas one-way/two-way table bawaan Excel
  3. Menyusun scenario manager (best / base / worst case) yang mengalir dengan rapi ke dalam 3-statement model
  4. Menetapkan probability distribution yang tepat pada input yang tidak pasti dan membangun Monte Carlo simulation yang berfungsi di Excel
  5. Menggunakan Claude untuk mempercepat konstruksi formula, logika simulasi, dan alur iterasi, tanpa kehilangan kendali atas integritas model
  6. Menginterpretasikan output simulasi — percentile, probability of exceeding a threshold, expected value — dan menerjemahkannya menjadi rekomendasi yang siap untuk pengambilan keputusan

Course Outline

Day 1: Deterministic Stress-Testing

  • Module 1 — Foundations of Uncertainty: mengapa point forecast menyesatkan; spektrum deterministic-to-stochastic; framing risiko untuk pengambilan keputusan
  • Module 2 — Sensitivity Analysis dengan MIDAS & Claude: multi-variable data table dan tornado chart, di-prompt dan dibangun bersama Claude
  • Module 3 — Scenario Analysis dengan Claude: scenario manager (best / base / worst) yang mengalir rapi ke dalam 3-statement model
  • Module 4 — Workshop: Sensitivity & Scenario Toolkit: hands-on build pada model studi kasus Alfamart; peer review dan troubleshooting

Day 2: Stochastic Simulation

  • Module 5 — Intro to Monte Carlo Simulation: probability distribution, korelasi antar-driver, dan kapan simulasi memberi nilai tambah
  • Module 6 — Building Monte Carlo Models dengan Claude: mem-prompt Claude untuk iteration engine dan arsitektur simulasi di Excel
  • Module 7 — Interpreting Simulation Outputs: percentile, probability of exceeding a threshold, dan cara mempresentasikan hasil ke stakeholder
  • Module 8 — Capstone Case & Wrap-Up: end-to-end uncertainty analysis pada studi kasus Alfamart; key takeaways dan Q&A

Key Takeaways

  • Dual toolkit: fasih dalam metode deterministic (sensitivity/scenario) maupun stochastic (Monte Carlo) — tahu kapan menggunakan masing-masing dan alasannya
  • AI-assisted modeling fluency: pengalaman praktis mem-prompt Claude untuk mempercepat sensitivity table, logika scenario, dan formula simulasi tanpa kehilangan kendali atas model
  • Working simulation model: Monte Carlo model yang dibangun langsung pada studi kasus Alfamart, siap diadaptasi ke organisasi masing-masing peserta
  • Decision-ready communication: kemampuan menerjemahkan output probabilistik menjadi rekomendasi yang jelas dan non-teknis untuk manajemen dan board

Program ini merupakan bagian dari Layanan Training Seventh Grace Consulting, penyelenggara public dan in-house training yang telah beroperasi sejak 2009. Bila Anda tertarik dengan program Monte Carlo Simulation Training Indonesia lainnya bersama trainer yang sama, silakan lihat juga Business Plan Modeling with Claude Cowork and Claude Code dan Bootcamp Building Financial Models with Claude AI, atau jelajahi katalog lengkap Program Training Seventh.

Daftar Sekarang

Tempat untuk setiap batch Modeling Under Uncertainty with Claude terbatas, mengingat In-House Training dibatasi maksimal 20 peserta per batch. Amankan kursi Anda dengan menghubungi tim registrasi Seventh Grace Consulting:

  • Telepon / WhatsApp: 0815-6558-677
  • Email: reg@seventh.id

Segera daftarkan diri atau tim Anda dan mulai bangun kemampuan sensitivity analysis, scenario analysis, dan Monte Carlo simulation yang formula-accurate dan siap dipresentasikan ke manajemen — bersama Claude AI.

You may also like...