Inventory and Warehouse Asset Management

Inventory-and-Warehouse-Asset-Management
Bagikan
Rate this post

Deskripsi Pelatihan

Asset

adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (Tangible) dan tidak berwujud (Intangible) yang tercakup dalam aktiva/ kekayaan perusahaan. Pengelolaan Aset (kekayaan) Perusahaan merupakan hal yang sangat penting karena untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya secara optimal. Asset Management berfungsi untuk informasi perjalanan asset secara keseluruhan, memuat berapa banyak aset dan biayanya, pemanfaatan, kondisi dan pemeliharaan serta lokasi penyimpanan. Hal ini juga berfungsi untuk mencegah dari hilangnya asset, perhitungan pajak dan depresiasi.

Banyak perusahaan masih menganggap Asset Management secara fisik hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset, serta pencatatan oleh bagian Accounting. Anggapan yang kurang tepat lainnya adalah bahwa pengelolaan fisik aset sepenuhnya sudah diserahkan kepada Bagian umum, padahal baik daftar aset maupun pengelolaan aset fisik hanyalah bagian kecil dari Physical Asset Management. Manajemen aset Standar ISO 55000 aset sama dengan item/ benda/ entitas yang memiliki value potensial atau aktual bagi suatu organisasi. Jenis aset berikut yang biasanya dapat diidentifikasi dalam organisasi: Aset Fisik, Aset Keuangan, Aset Manusia, Aset Informasi.

Dengan pelatihan Inventory and Warehouse Asset Management ini maka peserta pelatihan bisa memahami ruang lingkup Asset Management dan mampu mengidentifikasi potensi peningkatan produktivitas berbasis manajemen aset serta mampu mengusulkan atau mendesain sebuah proses perbaikan sistem manajemen asset untuk peningkatan produktivitas.

Warehouse

sebagai salah satu komponen Working Capital memerlukan SDM, sistem yang terintegrasi, metode dan procedure yang tepat agar fungsi percepatan tersebut berjalan dengan baik. Ketersediaan barang dimulai dari perencanaan, pabrik pembuat, Supplier, Perusahaan sendiri, Wholesaler, Retailer, proses penerimaan, pemeriksaan, Handling, penyimpanan dalam gudang, sampai ke Final Customer. Rangkaian ini merupakan mata rantai yang harus dikelola dengan baik.

Menjamin mutu barang juga menjadi tanggung jawab bersama, yang banyak ditentukan tidak hanya oleh proses produksi, tetapi juga oleh mutu bahan mentahnya, mutu keamanan pengirimannya, penyimpanan, tata letak, handling, sistem keamanan gudang, merupakan rangkain mata rantai yang harus dikelola dengan komprehensif.

Inventory

dalam perusahaan, khususnya perusahaan Manufaktur, sedikitnya 40% dari total modal yang diinvestasikan. Sehingga pengelolaan Inventory adalah hal yang krusial bagi pihak Manajemen.

Dari sisi perusahaan, mereka menginginkan agar Inventory sesedikit mungkin sehingga dapat menekan biaya.  Sementara itu di pihak Internal Customer (User) sering mengeluh karena seringnya kasus Stockout terjadi. Keseimbangan antara Demand & Supply adalah salah satu sasaran dari setiap pengelolaan Inventory.

Baca Juga: Management Export Import, Kepabeanan, Pelabuhan & Incoterm

Workshop Leader

Sutomo Asngadi, SS, MM, CPPP, CPCM, CLSCP, MPM

Beliau adalah Lulusan S2 (Pasca Sarjana Magister Management) sekaligus Praktisi dan Pelaku Ekspor Impor dan Procurement/ Supply Chain Management yang berpengalaman lebih dari 28 tahun pada level Managerial di berbagai Perusahaan Multinasional baik Perusahaan Kawasan Berikat dan non Kawasan Berikat.

Karier Beliau sebagai Profesional menangani Perusahaan-Perusahaan di berbagai bidang Industri Export Import Multi National Company (MNC) seperti Container, Chemical, Plywood, Newsprint Paper, Heavy Equipment, Automotive, Palm Oil, Pipanisasi Minyak dan Gas, Construction Material, Supplier Piping Oil and Gas, Amusement mesin games dan perusahaan Automation. Understanding of ISO 9001:2008, berpengalaman dalam handling Import & Export dan cara pembayarannya, dan Procurement/ Supply Chain Process, Dangerous Goods, termasuk Supporting System (eg: NSW, EDI, E-PIB/ PEB, E-License, HS Code and Tariffs, Customs Post Audit, Bonded Zone (Kawasan Berikat). Selain terbiasa menghandle hubungan bisnis dengan Customers dan Suppliers dari luar negeri beliau juga menangani perihal Lartas yang berhubungan dengan berbagai instansi Pemerintah (Government Agencies).

Berpengalaman dalam menghadapi Audit Kepabeanan untuk fasilitas AEO (Authorized Economic Operator), Mitra Kepabeanan, Master List, KITE (Kemudahan Import Tujuan Export) dan Kawasan Berikat.

Beliau pernah tercatat sebagai Individual Consultant di Perusahaan Global asal USA, dan sekarang tergabung dalam salah satu Global Consultant Membership yang berpusat di Amerika yang memberikan konsultasi kepada para investor dan pelaku bisnis dunia. Berpengalaman memberikan pelatihan kepada peserta dari berbagai perusahaan Manufaktur dan Jasa, baik In-House maupun Public Training. Beliau pernah menjadi konsultan dan Executive Trainer/ Workshop Leader bidang Export Import, Procurement, Warehouse Inventory, Logistik, Supply Chain, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), HPS (Harga Perkiraan Sendiri) dan lainnya.

Client beliau berasal dari berbagai bidang industry seperti Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan, Mekanikal Engineering, Telekomunikasi, Bahan Peledak, Perbankan, Konstruksi, Otomotif, Alat-alat Berat, Logistik, Forwader, PPJK, Farmasi, Industri Makanan, perusahaan perdagangan umum, dll.

Jadwal 2026

  • 22-23 Januari 2026
  • 12-13 Februari 2026
  • 12-13 Maret 2026
  • 16-17 April 2026
  • 18-19 Mei 2026
  • 18-19 Juni 2026
  • 16-17 Juli 2026
  • 13-14 Agustus 2026
  • 14-15 September 2026
  • 15-16 October 2026
  • 12-13 November 2026
  • 10-11 Desember 2026

Full Day Training, 09.00-16.00

Venue Training

Yogyakarta:

  • NEO Hotel Malioboro Yogyakarta
  • Royal Malioboro by ASTON Yogyakarta
  • Novotel Suites Yogyakarta Malioboro

Jakarta:

  • Swiss-Belinn Simatupang, Jakarta Selatan
  • Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Ibis Styles Simatupang, Jakarta Selatan

(Kepastian venue akan dikonfirmasikan H-4 sebelum event)

Investment Fee

Yogyakarta: IDR 6,950,000/ Peserta

Jakarta: IDR 5,450,000/ Peserta

On-line Class (Zoom Workplace): IDR 3,450,000/ Peserta

  • Harga sudah termasuk Training Material, USB, Sertifikat, Lunch & Coffee Break, Souvenir, Door Prize.
  • Discount 10% bagi peserta yang mendaftar lebih dari 1 participants dan pembayaran dilakukan sebelum event berlangsung.
  • In-House Training: minimal 4 Peserta.
  • On-Line Class: minimal 2 Peserta.

Baca Juga: Strategic Supply Chain Management

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti training Inventory and Warehouse Asset Management ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:

  1. Membekali peserta terkait dengan pengelolaan aset secara terintegrasi mulai dari Planning, pengadaan, verifikasi, pencatatan, layout, pergudangan, pemeliharaan, sistem informasi aset, serta monitoring dan evaluasi.
  2. Membekali peserta metode pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset, sehingga lebih efisien, mengurangi pemborosan/ kerugian, mencegah hilangnya aset serta mecegah konflik karena aset.
  3. Memberikan pengetahuan tentang Konsep dasar Inventory dan Implikasi Strategi Manajemen Warehouse.
  4. Menjadikan warehouse sebagai potensial support untuk divisi lainnya dengan mengurangi Inventory, menjamin kelancaran barang, jaminan mutu, dan sumber informasi yang akurat & terintegrasi.

Metode Pelatihan

  1. Presentation
  2. Discuss
  3. Case Study
  4. Evaluation

Baca Juga: Strategic Procurement Management

Outline Training

  1. Konsep Dasar Asset Management dan Ruang lingkup Asset Management
    • Perencanaan Asset Management:  Prosedur perencanaan kebutuhan
    • Asset dan penganggarannya
    • Kodifikasi dan Sistem informasi Asset: Perencanaan kodifikasi dan SIM
    • Manajemen Keuangan Aset dan Penilaian Aset, Pengukuran dan Evaluasi Aset dan Pemeliharaan dan pengawasan aset
    • Sumber daya Manusia dalam Penanganan Aset Perusahaan: Struktur Organisasi Manajemen Aset, Pengaturan Tugas dan Wewenang Pengelolaan Aset, dan Mengatasi Konflik Terkait dengan Aset.
    • Administrasi dan database asset
  2. Peran Gudang (Warehouse)
    • Jenis operasi pergudangan Mengapa kami menyimpan stok?
    • Lokasi Gudang, Jumlah Gudang, pergudangan khusus
    • Tren rantai pasokan yang memengaruhi Gudang
  3. Fungsi & Type Warehouse
    • Ruang lingkup Strategy Inventory and Warehousing
    • Proses pengadaan material dan Portofolio barang
    • Dasar-dasar Inventory barang, kegunaan Inventory, struktur biaya Inventory
  4. Peran pengelola Gudang
    • Trade-offs dan tantangan pergudangan
    • Quality systems dan Lean warehousing
    • Warehouse audit
  5. Warehouse Processes
    • Receiving, Pre-receipt, barang dalam penanganan, Offloading, Cross Docking, Put-away
    • Picking area Layout, Picker to Goods, Goods to Picker, Pick by Label
    • Handling Equipment, Storage Equipment
    • Memilih Warehouse Management System yang tepat
  6. Warehouse Performance Management
    • Apa yang diukur
    • Bagaimana cara mengukur performa Gudang
  7. Warehouse Health Safety Environment
  8. Ratio Persediaan
    • Perencanaan kebutuhan material
    • Ukuran & keamanan Inventory
    • Sistem Lot Size (Dynamic maupun Static)
    • Model Economic Order Quantity
    • Menentukan Reorder Point dan Biaya Inventory
    • Model untuk menentukan Safety Stock Inventory pengaman
    • Model EOQ dengan Quantity Discount
    • Model EOQ dengan Stock Out
  9. Penilaian Inventory
    • Penilaian Finansial: FIFO, LIFO
    • Penilaian Iventory Turn Over (ITO)
    • Record Accuracy
    • Cycle Count
    • Control of Service Inventory
    • Just In Time (JIT)
  10. Discussion sharing & case study

You may also like...