Effective Manpower Planning Perusahaan

manpower-planning-perusahaan
Bagikan
Rate this post
Deskripsi Pelatihan

Merekrut terlalu lambat berarti kehilangan momentum bisnis; merekrut terlalu cepat berarti membengkakkan biaya tanpa hasil yang sepadan — dan banyak perusahaan baru sadar berada di salah satu ekstrem itu ketika sudah terlambat. Pelatihan Effective Manpower Planning Perusahaan ini membekali peserta dengan teknik menganalisis kebutuhan SDM, memproyeksikan permintaan dan pasokan tenaga kerja, serta menyusun rencana tindakan yang menjaga keseimbangan antara kapasitas SDM dan kebutuhan bisnis.
Melalui studi kasus, latihan praktis, dan diskusi interaktif, peserta akan mampu merancang strategi manpower planning yang adaptif terhadap perubahan organisasi dan dinamika pasar tenaga kerja.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dasar dan pentingnya manpower planning Perusahaan dalam strategi organisasi.
  2. Mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja.
  3. Melakukan analisis beban kerja untuk menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal.
  4. Memproyeksikan kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja dalam jangka pendek dan panjang.
  5. Menyusun rencana rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan berdasarkan hasil perencanaan tenaga kerja.
  6. Menggunakan data dan teknologi HR analytics untuk mendukung proses man power planning.
  7. Mengintegrasikan perencanaan tenaga kerja dengan rencana bisnis dan anggaran organisasi.
  8. Mengevaluasi efektivitas implementasi man power planning serta melakukan perbaikan berkelanjutan.

Baca Juga: Keterampilan Interpersonal untuk HR

Workshop Leader
Bambang Haryanto, M.Ed

Kalau karier Bambang Haryanto dipetakan dengan logika supply-demand yang diajarkan dalam manpower planning, permintaan pasar terhadap keahliannya justru muncul bertahap: dimulai dari perhotelan internasional (empat setengah tahun) dan sales pariwisata (dua tahun), lalu enam tahun sebagai dosen Universitas Terbuka, sebelum Divisi HRD dan Training Center BCA merekrutnya sebagai instruktur pada 1989.

Sejak 1993, pasokan keahliannya diserap oleh lebih dari 300 organisasi bisnis dan lembaga — termasuk BCA Group, Salim Group, Bank Tamara, Gajah Tunggal Group, Dharmala Group, PT Sampoerna, Tiga Raksa Group, Modern Group, Napan Group, Lippo Bank, Bogasari, dan PT Intraco Penta Tbk — dengan lebih dari seribu program pelatihan dan konsultasi yang telah dirampungkannya, didukung gelar Master of Education dari Simon Fraser University, Kanada (1989), Sarjana Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (1983), dan Diploma III Perhotelan (1978).

Jadwal 2026
  • 12-13 Januari 2026
  • 5-6 Februari 2026
  • 5-6 Maret 2026
  • 6-7 April 2026
  • 7-8 Mei 2026
  • 4-5 Juni 2026
  • 6-7 Juli 2026
  • 6-7 Agustus 2026
  • 3-4 September 2026
  • 8-9 Oktober 2026
  • 5-6 November 2026
  • 3-4 Desember 2026

Full Day Training, 09.00-17.00 wib

Baca Juga: Komunikasi Efektif untuk Profesional HR

Venue Training

Yogyakarta:

  • NEO Hotel Malioboro Yogyakarta
  • Royal Malioboro by ASTON Yogyakarta
  • Novotel Suites Yogyakarta Malioboro

Jakarta:

  • Swiss-Belinn Simatupang, Jakarta Selatan
  • Swiss-Belhotel Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • Ibis Styles Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan

(Kepastian venue akan dikonfirmasikan H-4 sebelum event)

Investment Fee

Yogyakarta: IDR 6,950,000/ Peserta

Jakarta: IDR 5,490,000/ Peserta

On-line Class (Zoom Workplace): IDR 3,450,000/ Peserta

  • Harga sudah termasuk Training Material, USB, Sertifikat, Lunch & Coffee Break, Souvenir, Door Prize.
  • Discount 10% bagi peserta yang mendaftar lebih dari 1 participants dan pembayaran dilakukan sebelum event berlangsung.
  • In-House Training: minimal 4 Peserta.
  • On-Line Class: minimal 2 Peserta.

Baca Juga: Etika dan Integritas Profesional dalam HR

Outline Training

1. Pengenalan Manpower Planning

  1. Definisi dan ruang lingkup man power planning
  2. Tujuan dan manfaat bagi organisasi
  3. Peran HR dan manajer lini dalam proses perencanaan tenaga kerja

2. Analisis Kebutuhan dan Permintaan Tenaga Kerja

  1. Faktor yang mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja
  2. Teknik analisis beban kerja (Workload Analysis)
  3. Peramalan permintaan tenaga kerja (Demand Forecasting)

3. Analisis Ketersediaan dan Pasokan Tenaga Kerja

  1. Penilaian tenaga kerja internal (Workforce Inventory)
  2. Sumber eksternal tenaga kerja dan tren pasar tenaga kerja
  3. Peramalan pasokan tenaga kerja (Supply Forecasting)

4. Kesenjangan Tenaga Kerja dan Strategi Penyesuaian

  1. Mengidentifikasi gap antara permintaan dan pasokan tenaga kerja
  2. Strategi mengatasi kekurangan atau kelebihan tenaga kerja
  3. Rencana aksi (Action Plan) untuk penyesuaian SDM

5. Integrasi Man Power Planning dengan Strategi Organisasi

  1. Hubungan antara man power planning dan strategi bisnis
  2. Keterkaitan dengan perencanaan anggaran dan produktivitas
  3. Sinkronisasi dengan kebijakan HR lainnya (rekrutmen, pelatihan, suksesi)

6. Pemanfaatan Data dan Teknologi dalam Man Power Planning

  1. HR analytics dan data-driven decision making
  2. Sistem informasi sumber daya manusia (HRIS)
  3. Otomatisasi dan alat digital dalam forecasting SDM

7. Implementasi dan Monitoring Rencana Tenaga Kerja

  1. Langkah-langkah implementasi rencana tenaga kerja
  2. Indikator kinerja utama (KPI) dalam man power planning
  3. Mekanisme pemantauan dan pelaporan hasil

8. Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan

  1. Mengukur efektivitas strategi man power planning
  2. Review dan penyesuaian terhadap perubahan lingkungan bisnis
  3. Peningkatan berkelanjutan (Continuous Improvement) dalam perencanaan SDM

You may also like...